Cara Mengukur MOSFET Pada Motherboard Laptop

Diposting pada

Sebuah motherboard laptop memiliki banyak sekali IC power yang berfungsi sebagai saklar maupun komponen proteksi yang biasanya menggunakan IC jenis MOSFET. Maka untuk melakukan analisa penting sekali bahwa kita bisa memastikan kondisi dari MOSFET tersebut. AVO meter atau Multitester kiranya bisa kita gunakan untuk memastikan kondisi daris ebuah mosfet yang biasa dikenal dengan IC power pada motherboard laptop.
Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk mengetahui kondisi sebuah MOSFET.

MOSFET motherboard laptop
MOSFET motherboard laptop

Sebagaimana gambar diatas, MOSFET memiliki 3 bagian kaki, S (Source/Sumber), G (Gate/Pemicu) dan D (Drain/Output). MOSFET yang normal kondisinya adalah sebagai berikut dengan berurutan, Selektor Multitester pada posisi OHM.
1. Colokkan Probe merah Multitester ke kaki D, Probe hitam ke kaki S, maka jarum akan bergerak namun tidak sampek mentok ke kanan (tidak menunjukkan angka 0), jika posisi probe dibalik maka jarum sama sekali tidak bergerak
2. Colokkan Probe merah ke kaki S, Probe hitam ke kaki G, maka jarum Multitester tidak bergerak sama sekali.
3. Colokkan Probe merah ke S, Probe hitam ke kaki D, maka jarum Multitester akan bergerak namun tidak mentok ke 0 Ohm.
4. Colokkan Probe merah ke G, Probe hitam ke D, maka jarum Multitester tidak bergerak sama sekali.
5. Colokkan Probe merah ke kaki S, Probe hitam ke kaki D, maka jarum Multitester tidak bergerak sama sekali.
Jika kondisi MOSFET yang kamu cek seperti diatas, maka MOSFET normal, namun jika tidak sama dengan kondisi diatas maka MOSFET rusak atau bocor, lihat video tutorialnya : Check ic power motherboard laptop

20 thoughts on “Cara Mengukur MOSFET Pada Motherboard Laptop

  1. mas agus, itu point nomer 3 : probe merah ke Source, dan hitam ke Draine , jika jarum bergerak tidak sampe 0 , berarti normal,.
    tapi pada point nomer 5, , dengan posisi probe sama, di situ dsebutkan jika jarum begerak IC tidak normal,,, jadi mana yang benarnya mas,, , ??

  2. Saya praktekin dari 1-5. Tapi praktek yg nomer 1, jarumnya tetap bergerak dicoba dibalik probe merah/hitamnya. Apakah tanda rusak? Terimakasih atas responnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *