Laptop Mati Sendiri Saat Digunakan

Diposting pada

Bagaimana menganalisa sebuah laptop yang tiba-tiba mati sendiri saat digunakan, 30 menit atau 15 menit setelah dinyalakan. Ada beberapa penyebab yang memang tidak selalu pasti yang menimbulkan masalah seperti ini pada sebuah laptop diantaranya.
1. Power supply gagal
2. Kipas prosesor rusak
3. Kipas prosesor tidak mendapatkan power yang sempurna
4. Kerusakan prosesor
5. Memory DDR bermasalah
6. Charger tidak stabil
7. Overheat pada chipset atau komponen power termasuk ic power
Diantara beberapa penyebab diatas yang paling sering terjadi jika setelah lebih dari 15 menit tiba-tiba laptop mati sendiri adalah gagalnya kipas prosesor mendinginkan prosesor. Bisa jadi karena kipas-nya sendiri yang rusak atau tegangan yang masuk ke kipas yang bermasalah. Bagaimana cara menganalisanya.
1. Cek menggunakan kipas prosesor lain yang setype atau sejenis
Cara ini yang paling mudah dilakukan untuk mendeteksi kerusakan kipas. Jika menggunakan kipas lain ternyata bekerja tentu saja ini berarti kipas telah rusak, dengan mengganti kipas tentu masalah selesai.
2. Cek tegangan pada port ( soket ) kipas prosesor. Kita bisa menggunakan AVO meter atau multi tester untuk melakukan cek terhadap tegangan yang menjadi sumber daya kipas. Jika tegangan pada port kipas muncul namun kipas tidak juga berputar ini menunjukkan bahwa kipas prosesor rusak, namun jika ternyata tegangan pada port kipas tidak muncul sama sekali padahal prosesor sudah sangat panas ini menunjukkan bahwa tegangan telah hilang, dan kita harus menemukan komponen yang rusak yang menyebabkan tegangan bermasalah. Namun jika kita kesulitan untuk menemukan komponen yang rusak tersebut kita bisa mengakali dengan mengambil tegangan dari titik lain yang tentu saja level-nya sama. Ada 2 level tegangan yang harus kita perhatikan, yang pertama tegangan source dan yang kedua tegangan pemicu. Tegangan harus selalu ada pada kondisi dingin sekalipun, sedangkan tegangan pemicu hanya muncul saat kipas harus menyala, yaitu saat suhu prosesor telah naik sesuai dengan level batas-nya ( tergantung type laptop ). Untuk mengganti tegangan kita bisa cari tegangan di titik lain yang kemungkinan masih mampu dibagi arusnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *