Apakah Charger Bermasalah Bisa Merusak Laptop

Diposting pada

Ini adalah pertanyaan yang kadang kurang menjadi perhatian berbagai kalangan bahkan termasuk para teknisi. Analoginya adalah gampang saja, bagaimana kalo sebuah perangkat jika diberi supply yang tidak sesuai dengan syarat rating powernya? makanya jawabannya sangatlah jelas. Namun beberapa orang hanya memperhatikan level tegangan secara kasat mata dari charger tersebut misalnya laptop minta 19V maka selama charger mengeluarkan tegangan 19V dianggap aman, padahal ada banyak hal selain hanya nilai tegangan yang harus diperhatikan karena sebuah trafo yang hanya di beri perangkat penyearah deoda saja sudah bisa mengeluarkan tegangan 19V walaupun tanpa dilengkapi komponen penghalus ripple tegangan seperti elco dan saudara-saudaranya.
Hal ini penting untuk diperhatikan, bahwa jika elco utama pada sebuah charger laptop telah rusak namun tidak sampai short jika kit amengukur tegangan di bagian out charger maka kita masih tetap mendapatkan nilai tegangan sesuai ratingnya, misalnya 19V. Namun tegangan ini tentu akan beda dirasakan oleh Laptop karena fungsi kerja elco jadi tidak sesuai dengan yang seharusnya dilakukan termasuk menghilangkan nilai ripple tegangan yang bisa menyebabkan hentakan arus yang tentu saja tidak diinginkan oleh unit power laptop.
Maka sebuah charger yang jika kita ukur menggunakan multi tester biasa mengeluarkan tegangan dengan rating yang sesuai belum bisa menjadi jaminan bahwa charger tersebut normal dan aman di gunakan untuk mencharger laptop. Charger yang bermasalah ini bisa saja menyebabkan laptop menjadi tidak berhasil booting, kadang bluescreen dumping, kadang mati sendiri atau restart, bahkan bisa menyebabkan laptop normal menjadi rusak atau laptop yang kondisinya tidak 100% menjadi benar-benar tidak bisa dinyalakan atau blackscreen.
Bagaimana solusi untuk menghindari masalah seperti diatas? Action ideal yang bisa dilakukan adalah setiap melakukan test terhadap sebuah charger kita menggunakan Oscilloscope agar kita bisa mendeteksi kondisi tegangan yang dikeluarkan oleh charger tersebut, namun tentu saja alat ini tidak dimiliki oleh sebagian besar dari kita, maka sebagai alternatif adalah kita harus hati-hati saja saat menggunakan charger, kalau tidak yakin kondisinya atau charger tersebut pernah menyebbakan maslah jangan coba-coba untuk menggunakannya pada laptop lain jika tidka ingin menimbulkan masalah lebih lanjut.

oscilloscope untuk mengukur charger

Jadi kesimpulannya adalah sebuah charger yang bermasalah sangat mungkin bisa menyebabkan kerusakan pada laptop bahkan bisa menyebabkan laptop yang normal menjadi benar-benar tidak normal dan rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *