Blower Menyebabkan Kerusakan Semakin Parah

Diposting pada

Blower menyebabkan kerusakan motherboard laptop bisa semakin parah, ini bisa saja terjadi pada sebuah motherboard laptop dengan kondisi tertentu. Kadang-kadang, karena mudahnya action pembloweran, kita bisa saja langsung memutuskan untuk melakukannya pada motherboard laptop walaupun sebetulnya kerusakan yang terjadi tidaklah memerlukan action pemanasan chipset.

Blower Menyebabkan Kerusakan Semakin Parah

Lalu bagaimana kita memutuskan kapan melakukan pemanasan dan kapan kita memutuskan untuk tidak melakukannya.
Problem seperti ini juga sering kita temui, dimana motherboard yang kita kerjakan ternyata sudah bekas kena blower, padahal kerusakan tidak ada hubungannya dengan chipset ( yang di blower ), sehingga setelah laptop bisa dinyalakan ternyata black screen atau bahkan overheat.
Setidaknya ada beberepa kondisi yang kita tidak perlu untuk segera memutuskan pembloweran pada chipset IO ataupun chipset VGA.
1. Laptop Mati total tegangan hilang, pada laptop mati total jarang sekali disebabkan oleh kerusakan chipset, apalagi chipset VGA, jadi terlalu dini untuk memutuskan melakukan pemanasan pada chipset.
2. Laptop mati total tegangan utama ada namun 3/5V hilang.
3. Laptop indikator power nyala sebentar
4. Laptop setelah nyala langsung restart saat proses booting
5. Laptop mati menyebabkan indikator power pada charger berkedip
6. Laptop nyala tapi tidak bisa charging, baterai normal
Dan ada beberapa kondisi lain yang kita tidak diperkenankan untuk memanaskan chipset menggunakan blower kecuali setelah analisa lebih lanjut.
Kerusakan yang semakin parah bisa saja ditemui jika kita memutuskan terlalu dini untuk memanaskan chipset jika ternyata kerusakan tidak pada chipset tersebut yang bisa saja memaksa kita untuk mengganti chipset tersebut yang tentu saja membutuhkan biaya yang semakin tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *