Memperbaiki Laptop Toshiba L510 Mati Total

Diposting pada

Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab laptop toshiba L510 mati total. Kita perlu melakukan sedikit analisa terhadap masalah ini sebelum memutuskan untuk memanaskan solder atau menyiapkan heater blower.
Seperti biasa step awal yang kita harus lakukan adalah melepas baterai dan membiarkan laptop diam selama kira-kira 1 atau 2 menit kemudian mencoba menyalakan laptop menggunakan charger saja dengan syarat charger benar-benar tidak ada masalah.
Step kedua, jika masalah belum ditemukan maka kita harus membuka kesing dan melepas baterai CMOS. Diamkan selama kira-kira 2 menit kemudian nyalakan laptop menggunakan charger saja.
Step ketiga, jika laptop tetap tidak bisa dinyalakan maka kita harus check beberapa level tegangan di beberapa titik. Yang pertama adalah di level 19Volt, check menggunakan multitester di titik jalur 19Volt. Misalnya di bagian out mosfet Q6001, seperti gambar dibawah ini. Jika disini tidak ada tegangan 19Volt maka kita perlu check tegangan di bagian input Q6001, jika tetap tidak ada tegangan 19Volt maka check di bagian input Deoda D6000, jika tetap tidak ada maka check Fuse di dekat port charger, jika Fuse normal dan tetap tidak ada tegangan 19Volt maka kemungkinan ada short di jalur 19Volt, kita sudah membahas masalah ini di bahasan terdahulu silahkan di pelajari cara menemukannya.

Memperbaiki Laptop Toshiba L510 Mati Total

Step ke empat, jika 19 normal ada di jalurnya, maka kita harus check tegangan 3Volt dan 5Volt. Kedua tegangan ini seperti saudara kembar karena memang di kontrol oleh 1 buah ic stepdown, jika salah satunya bermasalah maka keduanya tidak akan bisa keluar tegangan. Pengecekan tegangan ini bisa dilakukan pada titik PAD6100 dan PAD6101.

Memperbaiki Laptop Toshiba L510 Mati Total
Memperbaiki Laptop Toshiba L510 Mati Total

Jika tidak ada tegangan pada titik ini maka check kondisi jalurnya, apakah short atau normal. Jika ada short maka telusuri sebagaimana menelusuri jalur 19Volt, namun jika tidak ada short maka bisa saja penyebabnya karena kerusakan ic kontrol stepdown atau bisa juga karena hal lain termasuk chipset IO. bersambung….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *