Info Di Group WA ? Cek Dulu Sebelum Share, Ini Caranya

Diposting pada

Dengan teknologi gadget yang sudah semakin canggih, Informasi sekarang sudah bukan lagi menjadi barang yang sulit disebarkan. Apa yang terjadi detik ini akan segera diketahui publik beberapa detik kemudian, buah dari kecanggihan teknologi digital.

Info Di Group WA ? Cek Dulu Sebelum ShareSalah satu penyebar informasi yang familiar dan digunakan oleh hampir semua pemegang gadget adalah Whatsapp melalui Group. Bahkan informasi candaan yang kurang penting pun cepat sekali tersebar melalui jaringan ini.

Lalu bagaimana dengan kita, sebagai manusia yang peduli dengan kredibilitas penyebaran informasi, memanfaatkan jaringan ini? Tentu cara kita berbeda dengan kebanyakan orang yang bahkan sebelum sempurna membaca informasi yang telah di dapatkan di Group WA mereka sudah menyebarkannya, entah demi apa. Pada kondisi tertentu hal ini tentu kontra produktif dengan penyebaran informasi yang bisa dipertanggung jawabkan isinya.

Baca juga :   Google Plus Tamat Riwayatnya, Bagaimana data di akun Google

Sebelum informasi yang kita dapatkan kita share ke teman, saudara, kawan dan tim kita melalui group Whatsapp kita harus mengetahui bobot dan “bebet”-nya. Harus diketahui sumber informasinya, penulisnya, kebenarannya. Jika kita ragu dengen kebenaran sebuah informasi, ragu apakah informasi tersebut bisa dipertanggungjawabkan atau tidak, maka kita harus berhenti menyebarkannya. Apalagi jika berkaitan dengan nama baik orang lain.

Cara untuk mengetahui kredibilitas sebuah informasi adalah sebagai berikut :

  1. Baca informasi dengan seksama. Klik link yang di telah di share ke WA kita untuk membuka website sumber informasi tersebut. Jangan lupa ketahui penulisnya jika memungkinkan.
  2. Ketahui pemilik website. Setelah informasi kita baca di halaman website, cari link pada website tersebut yang isinya tentang pemilik website. Biasanya ditandai dengan About, About Us, Tentang Kami dan seterusnya. Jika tidak ada keterangan apapun pada pemilik website maka jangan ragu-ragu untuk menganggap informasi tersebut tidak kredible.
  3. Ketahui Kontak Pemilik website. Cari halaman Contact Us, Kontak Kami atau halaman sejenis untuk mengetahui alamat pemilik website, jika tidak ada maka informasi dari website seperti ini tidak bisa dipertanggung jawabkan.
  4. Lihat link website. Jika link website sumber berita tersebut bukan domain premium, misalnya www.berita.blogspot.com, atau www.berita.wordpress.com, maka jangan diteruskan menyebar informasi dari web seperti ini, paling tidak kwalitas dan kredibilitasnya pantas untuk diragukan. Website yang bertanggung jawab adalah yang memiliki domain premium, misalnya : www.berita.com, www.berita.co.id, www.berita.org dan seterusnya.
  5. Website sumber berita, jika kita pernah mendengar bahwa website tersebut terkenal menyebarkan berita hoax, maka jangan pernah percaya lagi dengannya.
  6. Jika sebuah informasi isinya hanya menjelek-jelekkan orang lain atau instansi lain maka stop, jangan share kalau tidak ingin menjadi tim sukses penyebar fitnah.
Baca juga :   Teknologi 5G, Indonesia Siap Menikmati

Hal-hal diatas penting sekali diperhatikan karena zaman sekarang semakin banyak orang yang sering menyebar informasi yang dia sendiri kurang faham dengan informasi tersebut dan juga kurang faham sumbernya darimana hingga hasilnya jutaan berita hoax tersebar dimana-mana, sumbernya hanya orang jahil yang tujuannya kurang baik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *