Service Laptop Singlechips, Hati-hati

Diposting pada

Salah satu kerusakan yang sering juga terjadi pada laptop yang menggunakan motherboard singlechips, dimana prosesor dan NB ada di dalam satu chips, adalah short circuit ic-nya. Yaitu IC controller stepdown yang didalamnya juga terdapat mosfet sebagai switch. Perlu hati-hati jika kita sedang melakukan proses analisa pada motherboard seperti ini.

Service Laptop Singlechips, Hati-hatiChipset singlechips tidak sebandel chipset laptop biasa, lebih gampang rusak jika terkena hentakan tegangan yang tidak sesuai dengan ratingnya.

Karena stepdown yang short tersebut diatas menghubungkan antara tegangan sumber 19V ke tegangan di kisaran 1,7 V maka jika short berarti sama saja jalur 19V terhubung langsung dengan jalur 1,7V. Jika sumber tegangan kita masukkan ( dalam hal ini charger ) maka akan sangat berbahaya.

Baca juga :   Pendeknya Usia Laptop Single Chips

Maka kita tidak boleh sembarangan memasukkan tegangan atau sumber power. Jika kita menggunakan charger biasa, tidak memiliki PSU yang variable, maka jika saat charger dimasukkan lampunya langsung mati, segera lepas dan jangan dimasukkan lagi. Segera cek motherboardnya, dan segera pisahkan jalur2 yang rawan termasuk yang terhubung dengan ic stepdown yang kita sudah jelaskan diatas agar kerusakan tidak bertambah parah selama kita lakukan analisa. Kemudian kita lakukan pengecekan resistansi, tanpa ada tegangan aktif yang masuk ke motherboard, ini lebih aman.

Baca juga :   Biaya Penggantian Chipset Laptop, Single Chips

Jika kita menggunakan PSU variable, maka turunkan level arusnya ( ampere ), dan tegangannya juga diturunkan ke level aman. Biasanya ada beberapa teknisi yang menggunakan cara penyuntikan tegangan untuk menemukan komponen yang rusak, ini harus dilakukan dengan hati-hati.

Kasus yang sering terjadi jika tidak hati-hati adalah singlechips rusak dan ini membutuhkan waktu dan biaya yang tidak murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *