Kelemahan Printer Epson

Diposting pada

Karena sering menghadapi masalah kerusakan katrid pada pengguna printer inkjet Canon, HP dan yang sejenis maka tidak sedikit yang beralih ke printer Epson yang menggunakan teknologi nozzel pada penyemprot tinta di bagian head katrid.

Lebih Handal ?

Jawabannya tentu saja iya, sehingga harga printer tersebut jauh lebih mahal dibanding dengan printer Canon inkjet yang masih menggunakan teknologi heater pada head katridnya.

Lalu apa kelemahan printer Epson jika dibanding dengan canon secara umum?

Baca juga :   Printer Epson Lama Tidak Dinyalakan, Apa Jadinya

Jika kita membahas lebih detail tentang system teknologi dan bahasan teknik yang lebih mendetail tentu sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan, namun kali ini kita hanya membahasnya secara ringan saja yang lebih menyentuh pengguna yang tidak terlalu peduli dengan teknologi.

Jadi printer ini memang jarang sekali rusak, setidaknya kita tidak terlalu sering disibukkan dengan penggantian katrid. Namun tetap sama dengan printer lain, ini juga bisa jenuh pada titik tertentu, full counter nya sehingga perlu juga di reset yang teknisnya sama dengan printer canon.

Baca juga :   Printer T20E Lama Tidak Dipakai

Selain poses prepairnya yang sedikit lebih lama, printer epson ini jika rusak headnya, harganya bisa untuk beli printer canon bro, mahal. Namun jangan kawatir karena ini butuh waktu lama kecuali ada kejadian di luar normal misalnya lama sekali tidak digunakan atau tersiram air hujan.

Untuk printer Epson keluaran generasi baru harga headnya bisa hampir 1 juta. Ini juga perlu kamu perhitungkan karena bisa kaget jika di awal tidak mengetahui perihal ini.

Baca juga :   Cara Reset Printer L120 Epson Dengan Mudah

Ok, ini adalah kelemahan printer epson yang paling mencolok yang tidak boleh diabaikan pengguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *