Terpedaya Oleh Mitos Palsu Kapasitor Sumber Short Circuit, Repair Story

Diposting pada

Berawal dari kebahagiaan yang terpancar dari wajah cerah, ketika memulai analisa sebuah motherboard laptop yang tegangan 19V nya drop ketika power supply dimasukkan. Yah, ini adalah motherboard short yang biasanya dengan mudah bisa diperbaiki, murha pula biaya perbaikannya.

Kebahagiaan ini muncul karena terbumbui oleh kepercayaan bahwa short circuit pada jalur 19Volt itu penyebabnya rusaknya sebuah kapasitor SMD kecil yang jika dibuang begitu saja tanpa diganti dengan yang normal laptop tetap bisa bekerja dengan baik.

Terpedaya Oleh Mitos Palsu Kapasitor Sumber Short Circuit, Repair Story

Claim itulah yang selalu dipegang sehingga mata, probe, zoom lens, solder, heater blower, semuanya fokus pada kapasitor-kapasitor super kecil yang para teknisi ada yang menyebutnya kapasitor tumbar, kapasitor tumo dan lain-lain yang menggambarkan kecilnya fisik dari komponen yang jumlahnya paling banyak pada sebuah motherboard laptop ini, ada puluhan bahkan ratusan.

Maka petualangan pun dimulai…

Pencarian pun dipilih dengan cara konvensional, selain lebih aman prosesnya asyik sekali, menyenangkan dan memicu adrenalin dan wow ketika sumber masalah ditemukan maka luar biasa sekali puasnya bak orgasme kala bercinta.

Kapasitor tumo yang terindikasi short circuit pun dilepas satu persatu menggunakan heater blower dengan temperature rata-rata 450 oC dan udara 50%. Dilepas dan di cek lagi kondisi jalur Vin 19 V siapa tahu short sudah hilang.

Baca juga :   Laptop Mati Total, Datanya Bagaimana ?

Kapasitor yang letaknya berdekatan dengan soket plastik tentu mendapatkan layanan khusus. Selembar seng atau gembreng kecil di letakkan sedemikian rupa sehingga soket tidak terkena hembusan hot dari heater blower atau juga dikenal dengan solder uap. Soketpun aman dan kapasitor bisa terlepas dengan baik.

Satu-persatu kapasitor bonsai yang lebih terlihat dominan di jalur Vin itu terlepas, namun short tidak kunjung hilang. Biasa sih, kerena walaupun memakan waktu ini tetap saja menyenangkan sekali, bak berpetualang di tengah hutan belantara nan tandus setandus harapan. Sambil menggaruk kepala yang penuh keraguan akan mitos kapasitor tumo pembawa sial, kepercayaan diri mulai lentur, sedikit demi sedikit.

Finally, saat semua kapasitor sudah terlepas, saat solder sudah terlampau panas dan heater blower mulai berisik sekali tanda over hot! maka harapanpun punah. Short tetap exist di jalur Vin.

Maka kurebahkan tubuh, kusandarkan lesu tanganku, dan kubuang kesombonganku sejauh hilangnya kebahagiaan yang diwarnai dengan layunya wajah yang sudah lama menghitam karena terlalu banyak begadang.

Kelesuhanpun bertambah parah seiring dengan munculnya kesadaran bahwa motherboard ZHK yang sedang dianalisa ternyata gundul. Schematicspun serasa percuma aku miliki jika demikian adanya

Baca juga :   Block Diagram Tunjukkan Bagaimana Hubungan Antar Komponen Pada Laptop

Namun bersyukur ada mitos lain yang datang menghibur kegundahanku. Keberuntungan, atau sebetulnya lebih tepat kita katakan sebagai anugerah dari Tuhan. Dan ini buat aku bukanlah mitos, namun kenyataan yang sudah aku yakini sejak dulu. Bahwa tidak mungkin rasanya membereskan kerusakan motherboard tanpa campur tangah pertolongan dari Tuhan.

Anugerah itu hadir ketika tiba-tiba probe multi tester analog yang memang sudah disiapkan untuk pengecekan jalur short circuit menyentuh jalur 5V yang punya kode +5V_S5. Ternyata jalur ini short circuit juga. Dan perlu kamu ketahui bahwa pada motherboard ini, tegangan 5V tersebut diproduksi oleh pabrikan tegangan yang menggunakan system teknologi LDO, alias ic kontrol dan mosfetnya ada di dalam satu chips, tidak sebagaimana PWM yang ada mosfet kembarnya 2 biji dan sebuah ioc controller. Maka semangatpun kembali menggelora.

Kembali kupanasi solder dan ku start heater blower…..

Sembari mengucap basmallah, mulai dilepas coil di output LDO tersebut yang menjadi jembatan utama antara sumber tegangan 5V dengan jalur-jalur yang membutuhkan supply tegangan 5V. Begitu coil terlepas maka jalur pun tidak lagi terhubung dengan IC LDO dan ternyata di jalur ini tidak ada short circuit.

Baca juga :   Mengganti Led Indicator Laptop Dengan Aman

Maka akupun yakin bahwa IC LDO sedang sakit, short circuit antar pin yang terhubung dengan sumber tegangan 19V dan pin output yang terhubung dengan jalur 5V, sehingga saat coil belum terlepas, seluruh jalur 5V ikutan short ke ground.

Maka kebahagiaanpun kembali mengelus-elus jiwa dan membinarkan rona wajah persis saat bahagia melihat bulan purnama di malam indahnya Ramadhan saat kusadari bahwa short lenyap setelah IC LDO terlepas.

Sumber kerusakannya ternyata bukanlah kapasitor tumo, namun sebuah IC LDO yang memproduksi tegangan 5V.

Dari kisah ini, kini kita harus sadari bahwa short circuit selalu disebabkan oleh kapasitor yang rusak hanyalah mitos belaka. Ini kondisi yang tidak pasti. Bisa saja disebabkan karena kapasitor, mosfet atau bahkan IC atau Diode.

Aku rebahkan tubuhku sembari mengucap alhamdulillah… karena Allah menunjukkan solusi dengan cara-Nya, sekaligus meruntuhkan kesombonganku tentang motherboard laptop mati total, salam solved!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *