Service Motherboard Laptop, Kenapa Lama ?

Posted on

Bahkan sering sekali hal ini terjadi, dimana pemilik laptop heran mengapa service motherboard laptop membutuhkan waktu lama. Tidak jarang yang berfikiran negatif kepada teknisi dengan mengatakan, butuh waktu terlalu lama mungkin karena teknisi belum professional, dan perkataan-perkataan miring yang lain.

Ada juga yang beranggapan bahwa laptop mereka tidak segera jadi karena belum segera di garap. Maka disini perlu untuk kita sampaikan agar pengguna laptop di manapun bisa faham penyebab sebuah laptop yang rusak di bagian motherboardnya membutuhkan waktu yang lama hingga bisa kembali normal.

Di bawah ini adalah beberapa penyebab service motherboard laptop membutuhkan waktu yang lama.

  1. Rusak berat. Kerusakan yang berat di bagian yang rumit akan membutuhkan waktu analisa yang lama. Jalur-jalur di motherboard memiliki 3 lapis yang saling terhubung satu point dengan point yang lain sehingga untuk menemukan sumber kerusakan tentu membutuhkan waktu panjang karena harus di analisa per jalur. Kerusakan yang disebabkan oleh komponen mikro ( resistor mikro misalnya ) sangat sulit ditemukan kecuali oleh teknisi yang sering mengerjakan motherboard yang sama. Kadang-kadang ketika teknisi merasa jenuh, maka akan istirahat untuk mendinginkan kepala, atau mendahulukan motherboard yang lain yang lebih mudah di kerjakan. Kemudian setelah rileks kembali lanjutkan motherboard yang rusaknya berat tadi.
  2. Tidak ada skema. Jika sebuah motherboard laptop rusak di bagian yang kurang jelas, maka akan kesulitan untuk menemukan komponen yang rusak tanpa menggunakan skema daripada motherboard tersebut. Maka dalam kondisi ini Teknisi akan meraba-raba untuk menemukan komponen yang rusak, dan kadang kala per komponen harus ditemukan terlebih dahulu Datasheetnya untuk memastikan kondisinya normal atau tidak. Jika Datasheet kembali tidak ditemukan maka ini membutuhkan waktu jauh lebih lama lagi.
  3. Bekas Dikerjakan Teknisi lain. Ini juga menjadi masalah tersendiri bagi seorang teknisi ketika hendak memulai perbaikan sebuah motherboard laptop ternyata ada beberapa komponen yang tidak terpasang sebagaimana mestinya, atau bahkan sudah dicopot dan tidak dikembalikan lagi. belum lagi jika bekas di lepas pasang dan pemasangannya tidak bagus. Maka ini membutuhkan waktu jauh lebih lama jika dibandingkan dengan laptop yang sama sekali belum digarap teknisi lain.
  4. Sparepart Sulit Didapatkan. Biasanya terjadi pada laptop generasi baru yang kadang-kadang menggunakan komponen IC atau chipset yang belum atau jarang dijual di pasar Indonesia. Ini tentu menjadi masalah tersendiri juga bagi Teknisi. Untuk mendapatkan sparepart yang susah di cari biasanya harus beli diluar negeri yang membutuhkan waktu 1 bulan lebih, secara umum.
Baca juga :   Video Memperbaiki Laptop Acer Mati Total

Inilah beberapa penyebab yang sering terjadi jika penanganan sebuah laptop yang rusak motherboardnya kadang-kadang membutuhkan waktu lebih lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *