Biaya Service Laptop Mati Sendiri

Diposting pada

Kerusakan laptop yang ditandai dengan mati sendiri saat digunakan membutuhkan biaya perbaikan yang variatif karena penyebabnya juga tidak selalu itu-itu saja. Bisa saja masalah seperti ini membutuhkan biaya yang murah saja karena disebabkan oleh hal yang tidak terlalu parah tingkat kerusakannya, namun bisa juga membutuhkan biaya besar karena harus menggunakan peralatan khusus untuk penanganannya.

Estimasi biaya perbaikan laptop yang mati sendiri berdasarkan penyebabnya adalah sebagai berikut ( patokan biaya di Pulau Jawa ) :

  1. Mati sendiri karena jack charger di bagina laptop kendor. ini biasanya terjadi pada laptop yang baterainya sudah tidak lagi bisa menyimpan muatan sehingga saat jack charger kendor menyebabkan laptop langsung mati dikarenakan hilangnya sumber power walaupun sejenak saat posisi jack tergeser. Jika jack charger bisa kembali normal hanya dengan resolder maka kerusakan seperti ini membutuhkan biaya maksimal Rp. 300.000. Dominasi biaya adalah pada proses bungkar pasang dan pengangkatan motherboard yang tentu saja beresiko jika salah penanganan.
  2. Bisa juga laptop mati sendiri karena overheating, temperatur prosesor terlalu tinggi sehingga system proteksi bekerja mematikan laptop utnuk menghindari adanya kerusakan yang lebih parah. Ini biasanya disebabkan karena adanya kotoran pada pendingin prosesor yang bisa diperbaiki hanya dengan membersihkannya. Dana Rp. 300.000 sudah cukup untuk perbaikan masalah ini, bahkan bisa saja lebih murah jika untuk membersihkannya tidak perlu harus membungkar total laptop. Namun bisa saja biaya ini naik menjadi Rp. 500.000 jika ternyata overheating disebabkan karena kipas pendinginnya rusak dan harus diganti baru.
  3. Pada kondisi yang lebih parah, laptop yang tiba-tiba mati sendiri jgua bisa disebabkan karena adanya masalah serius pada motherboard. Misalnya adanya tegangan yang kasar karena adanya nilai kapasitif yang hilang pada jalur tertentu yang memang membutuhkan tegangan super halus dan lembut. Ini membutuhkan analisa yang lebih njlimet yang ujung-ujungnya tentu membutuhkan biaya lebih tinggi hingga Rp. 450.000. Bukan spare partnya yang menyebabkan biaya tinggi, namun proses perbaikannya yang membutuhkan lebih banyak energi.
  4. Yang lebih parah lagi jika penyebabnya adalah melemahnya chipset. Chipset lebih cepat panas dan tidak bisa di cover oleh pendingin, maka pada titik temperature tertentu laptop bisa dipastikan mati. Kerusakan seperti ini membutuhkan penggantian chipset yang tentu saja membutuhkan biaya mendekati Rp. 1.000.000,00, tergantung dengan type chipset pada laptop tersebut dan tingkat kesulitan penggantiannya.
Baca juga :   Biaya Penggantian Chipset Laptop, Single Chips

Inilah estimasi biaya perbaikan laptop yang mati sendiri saat digunakan mulai dari kemungkinan teringan hingga kerusakan terparah. Tentu saja realita di lapangan bisa saja berbeda karena ini terkait dengan lokasi bengkel dan tentu saja tergantung Teknisinya bagaimana menentukan tarif sesuai dengan ayng mereka tawarkan.

2 thoughts on “Biaya Service Laptop Mati Sendiri

  1. Laptop saya axioo neon mlc power hidup , layar gelap ,dan hardisc tak ada reaksi , Mohon petunjuk perbaikannya. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *