Trik Mencari Pengganti Mosfet Laptop

Diposting pada

Salah satu komponen yang sering rusak pada motherboard laptop ada mosfet. Ini terjadi karena mosfet bekerja sebagai komponen utama pada rangkaian power, bahkan di bagian tertentu mosfet ini pada saat bekerja nyala-mati terus menerus dalam frekuensi yang tinggi, jadi seperti bergetar, putus-nyambung, sehingga pantas jika beresiko rusak lebih tinggi dari pada komponen yang lain.

Bagi teknisi yang sering melakukan perbaikan motherboard biasanya akan banyak sekali motherboard bekas yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk diperbaiki. Pada motherboard tersebut masih banyak komponen yang kondisinya masih bagus yang sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan lagi termasuk didalamnya mosfet.

Tidak seperti IC, chipset lebih sederhana kinerjanya sehingga untuk proses penggantian, jika ditemukan rusak, tidak diwajibkan model atau serinya sama.

Baca juga :   Penyebab Laptop Toshiba Booting Normal Black Screen

Nah dibawah ini adalah trik cara mengganti mosfet dengan model yang tidak sama.

  1. Type mosfet harus sama. N-Channel atau P-Channel. Untuk mengetahuinya jika tidak punya skema adalah dengan mencatat tulisan yang ada di body mosfet kemudian di cari di internet datasheetnya.
  2. Bentuk fisik usahakan sama, karena jika tidak sama akan kesulitan pasangnya.
  3. Ratingnya harus sama atau lebih besar. Terutama tegangan dan arus. Jika dibawahnya akan lebih mudah rusak lagi.
  4. Pastikan sebelum memasang mosfet pengganti untuk di cek dulu menggunakan multitester agar kita yakin bahwa mosfet yang sedang kita pasang dalam kondisi baik.
  5. Jika terpaksa mengganti dengan mosfet yang fisiknya berbeda, kita harus pastikan kaki-kakinya terpasang dengan benar. Pin G, S dan D
Baca juga :   Laptop Asus Setelah Mati Tidak Bisa Dinyalakan Lagi

Demikian trik mengganti mosfet dengan yang berbeda modelnya pada motherboard laptop.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *