Arsip Kategori: Printer

Printer Epson Hasil Blank, Bukan Fuse, Bukan IC Yang Rusak

Sebagaimana sering dibahas mengenai kerusakan pada printer Epson terutama seri L baik L120, L210, L300 dan yang lain dimana hasilnya blank yang hampir semuanya merujuk pada putusnya Fuse pada mainboard atau IC powernya rusak. Ternyata ada penyebab lain yang juga mengakibatkan hasil cetak blank atau hanya putih saja tidak ada tulisan apapun pada kertas cetak.

Penyebab lain tersebut adalah adanya masalah pada Head katrid. Head katrid yang tidak bisa bekerja dengan baik bisa juga menyebabkan masalah seperti disebutkan diatas.

Apakah ini mengharuskan kita untuk mengganti Head katrid yang dikenal harganya sangat mahal itu ?

Tentu saja tidak. Karena pada kondisi tertentu ini hanya disebabkan oleh adanya masalah pada konektor kabel fleksibel yang menghubungkan antara Head dan mainboard. Salah satunya disebabkan karena adanya tinta luber pada konektor tersebut.

Kita tahu bahwa Head ini selalu berdekatan dengan tinta karena memang kerjanya menyemprotkan tinta pada papan cetak ( kertas ), maka hal yang lumrah jika konektornya terkena tinta. Sayangnya konektor ini tidak anti air atau anti tinta, sehingga jika tinta yang luber sampai ke konektor menyebabkan Head bermasalah.

Bahkan pada kondisi tertentu jika tidak segera dibersihkan akan menyebabkan kabel fleksibel rusak di bagian ujungnya yang tertancap pada konektor tersebut.

Maka segera cek bagian konektor tersebut dan jika terlihat ada tinta segera dibersihkan, Jangan tergesa-gesa melakukan testing sebelum konektor benar-benar bersih dari tinta dna kering.

Inilah penyebab lain yang mengakibatkan sebuah printer epson seri L hasil cetaknya blank, semoga bermanfaat.

MP287 Yang Tidak Bisa Di Reset

Salah satu kemudahan pada beberapa model Printer Canon adalah ketika jumlah proses printing telah memenuhi batas maksimal yang diizinkan oleh Pabrikan yaitu sekitar 7600 lembar, ini bisa di reset dengan mudah menggunakan software resetter. Namun perlu diketahui bahwa proses ini memerlukan mode save yang dikenal dengan Save Mode dimana printer dinyalakan pada kondisi base, kondisi dimana fitur-fitur printer tidak diaktifkan untuk keperluan perbaikan.

Setelah printer dinyalakan dan masuk Save Mode baru proses reset bisa dilakukan.

Lalu bagaimana jika printer tidak berhasil masuk Save Mode ?

Inilah yang menjadi persoalan. Akhir-akhir ini muncul Varian Printer MP287 dan beberapa printer Canon yang lain yang tetap diproduksi walaupun sudah terlewati type printer yang lebih baru dengan alasan kebutuhan pasar masih tinggi. Varian ini menggunakan model motherboard baru.

Typenya sama, namun secara fisik motherboardnya berbeda, lebih kecil. Dan yang lebih mencengangkan lagi adalah tida bisa di reset ketika full counter.

Namun jangan gupuh dulu, karena tetap saja bisa diperbaiki yaitu dengan mengganti IC EPROM yang menjadi memory penyimpan data counter printing pada printer Canon ini.

IC ini cukup murah harganya dan bisa dengan mudah didapatkan di toko-toko komputer. Dengan mengganti IC EPROM maka printer bisa kembali digunakan sebagaimana semula.

Pasang Tabung Infus Pada Printer Canon Model MG ?

Printer Canon model MG memang agak berbeda dengan model Canon pada umumnya, setidaknya dibanding dengan pendahulu-pendahulunya. Disamping katridnya juga jauh beda, printer ini justru lebih mirip dengan printer merk HP demikian juga teknologi di bagian interiornya.

Entah apa yang menjadi alasan bagi Canon yang seolah-olah mengikuti teknologinya HP, mungkin saja ini didasarkan dengan alasan ekonomis, karena selama ini printer HP terbilang paling ekonomis, pada farian tertentu.

Teknologi unit cleanernya juga bisa dikatakan sama dengan yang digunakan HP, demikian juga mekanik-mekaniknya.

Lalu bagaimana jika kita pengen pasang tambahan tabung infus menggunakan selang pada Printer jenis MG ini ?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu memutuskan untuk memasang tabung infus pada printer Canon yang model MG

  1. Ruang dalam tidak longgar. Tidak seperti model IP dan MP, model MG memiliki ruang yang cenderung lebih ringkas, persis dengan printer HP farian tertentu. Ini menyulitkan teknisi memposisikan selang infus, efeknya tentu saja akan lebih besar resiko selang terjerat yang mengakibatkan printer sering error
  2. Cleaner tanpa pompa penyedot. Jika pada model IP dan MP unit cleaner katrid dilengkapi dengan penyedot pompa yang memiliki kemampuan pembersihan sisa tinta lebih bagus, maka [ada model MG tidak dilengkapi dengan pompa, tentu ini berpengaruh dengan kebersihan head katrid.
  3. Proses cleaning super cepat. persis dengan printer HP farian tertentu, proses cleaning tinta, atau dikenal dengan penyedotan tinta katrid saat prepare dan saat katri telah melakukan printing beberapa kali yang bertujuan utuk mempertahankan volume tinta di bagian head katrid, dilakukan sangat cepat. Ini menyulitkan untuk menyedot tinta dari tabung infus, efeknya akan lebih beresiko masuk angin selang infusnya.

Tiga poin diatas setidaknya bisa dijadikan referensi agar jika tetap berkeinginan memasang tabung infus teknisi harus mempertimbangkannya dan diatur sedemikian rupa agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pertolongan Pertama Pada Printer Yang Tidak Respon

Ada-ada saja masalah yang berhubungan dengan printer mulai dari yang ringan hingga berat yang harus memaksa pengguna untuk mengeluarkan biaya tinggi untuk memperbaikinya. Yang akan kita bahas kali ini adalah printer yang tidak respon sama sekali saat kita akan cetak tulisan maupun gambar, bahkan muncul keterangan bahwa printer sedang offline yang berarti printer dianggap mati, padahal sudah dinyalakan.

Lalu apa yang bisa kita lakukan dengan masalah tersebut, tentu saja kita harus memperbaikinya dengan menemukan terlebih dahulu sumber permasalahannya.

Sebagai pertolongan pertama, silahkan melakukan steps berikut :

  1. Save ketikan kamu kemudian close saja aplikasi Word atau Excel nya, atau apapun yang saat ini sedang di gunakan untuk mencetak.
  2. Cabut kabel data printer, ini adalah kabel yang menghubungkan printer dengan komputer atau laptop.
  3. Masukkan lagi kabel data printer ke port USB yang lain, tidak sama dengan port sebelumnya.
  4. Kemudian buka file yang tadi akan di cetak.
  5. Kemudian ulangi lagi printer cetak ( printing ).

Jika saat langkah 3 muncul warning tulisan yang disertai tanda pentung ‘!’, maka kita perlu melakukan install driver sesuai dengan type printernya.

Jika setelah mengikuti langkah diatas masih belum juga menemukan masalah berarti ada masalah lain, sebaiknya coba cetak menggunakan komputer lain yang sudah terinstall driver daripada printer tersebut.

Not Success During Resetting The Epson Printer That Blinking

As we knew to fix the Epson Printer that was blinking and not responding after the power button pressed is by doing the resetting steps using the resetter software. But, what we can do if these steps cannot help?

One of the problems that caused the resetting process not success is the printer driver software not installed yet on the computer that we use to reset the printer.

So, before beginning to reset we must follow the following steps :

  1. Prepare the resetter software, download for free from the internet
  2. Connect the printer to the computer
  3. Install the printer driver software according to the type of printer. Visit the Epson printer official site to get it.
  4. Begin to reset the printer

By following the steps above the resetting steps should be done successfully. If still not success maybe your USB port is not good, so try to plug into the other USB port so the computer detecting it and no error message there. Or your printer has get the other trouble that cannot be fixed by resetting this, maybe caused by the problem of the logic board, offcource this need more analysis.

This is about the causes that causing the reset process not success, i hope this will help you to fix your Epson Printer.

Ngeprin, Tapi Kertas Tidak Masuk

Ada saja masalah yang muncul pada printer, kali ini kita membahas sebuah printer Epson yang sudah dikenal kehandalannya dalam dunia printing di berbagai kantor. Masalah yang kita bahas adalah proses printing atau proses cetak berjalan, katridpun mondar mandir ke kiri dan ke kanan, layaknya proses cetak yang normal, namun kertas hanya masuk sedikit dan tidak berjalan, pasti saja tidak ada kertas yang keluar darin printer setelah selesia proses cetak.

Sebetulnya sumber masalahnya adalah sama dengan masalah lain yang menyebabkan kertas tidak bisa masuk ke ruang cetak, yaitu adanya kotoran pada ruang tray kertas, yaitu ruang dimana kertas kita letakkan. Ada kotoran yang ada di dalam, cenderung lebih kecil dibanding dengan kotoran yang menyebabkan printer error dan tidak bisa memulai proses cetak. Saking kecilnya kadang-kadang tidak ditemukan oleh teknisi kecuali setelah membungkar printer tersebut. Ketelitian di perlukan untuk memperbaiki masalah seperti ini.

Jika malas membuka printer, kita bisa coba menjongkel pelan-pelan dari arah depan. Jongkel bagian karet rollernya dari kanan ke kiri atau sebaliknya satu persatu sehingga ditemukan kotoran yang menyelip di bagian tersebut. Ingat, sedikit saja kotoran jika keras akan mengganggu penarikan kertas.

Dengan membersihkan korotan tersebut maka printer bisa kembali bekerja dengan normal. Cari terus kotorannya jika kertas belum juga bisa masuk.

Solusi Printer Kertas Ketarik Semua

Jadi masalah pada printer ini adalah ketika masuk proses cetak semua kertas di tray masuk semua, atau kadang-kadang 2 atau 3 lembar ketarik semua, selalu lebih dari satu lembar tergantung berapa jumlah kertas yang ada pada tray. Sebetulnya proses printing berjalan normal, hasilnya pun bagus.

Masalah tersebut sebenarnya disebabkan oleh karena tidak bekerjanya roller yang ada di bagian bawah. roller, yang dilapisi karet yang dipasang di bagian bawah ray kertas yang berfungsi menahan kertas yang ada di bagian bawah agar tidak ikut masuk ke ruang cetak. pada kondisi normal, roller ini agar berat diputar, namun jika bermasalah justru mudah sekali diputar menggunakan tangan.

Sumber masalahnya adalah pegas atau per yang ada di bagian dalam roller, patah. Bisa diakali dengan membengkokkan ujungnya untuk dikaitkan ke kaitan yang sudah ada. Namun akan lebih bagus lagi jika roller diganti dengan yang baru.

Setelah roller bawah diganti maka printer bisa bekerja dengan normal sebagaimana sebelumnya.

Kapan Printer Perlu Di Reset

Sering sekali kerusakan sebuah printer, merk apapun, ternyata sebetulnya tidaklah rusak namun hanya perlu di reset perhitungan jumlah cetaknya. perbaikan printer dengan kondisi seperti ini biasanya dikenal dengan sebutan Reset.

Jadi perlu diketahui bahwa setiap proses cetak pada printer itu termonitor dan tercatat oleh perangkat memory yang ada di bagian logic board printer. Lalu pertanyaannya adalah kapan sebuah printer harus di reset ?

Sebetulnya selalu ada tanda warning baik pada layar monitor komputer yang tersambung dengan printer maupun pada panel indikator di printer itu sendiri jika jumlah cetak pada printer telah mencapai batas maksimal. Namun rata-rata ini terjadi pada proses cetak yang ke 6700. Bisa dikatakan jika printer telah mencetak sejumlah 6700 lembar maka ini perlu di reset, karena jika masih bisa digunakan akan macet setelah beberapa lembar lagi.

Untuk proses reset itu sendiri ada yang bisa dilakukan dengan menggunakan software resetter, namun ada juga yang harus dilakukan dengan mengganti ic memory yang ada di logic board printer.

Demikian tentang batasan cetak pada printer yang menandakan bahwa printer tersebut sudah waktunya membutuhkan reset perhitungan jumlah cetak agar printer bisa kembali digunakan sebagaimana mestinya.