Laptop Sering Online Lebih Rentan Serangan Virus, Ini Solusinya

Diposting pada

Laptop yang sering online lebih rentan terhadap serangan virus di bandingkan dengan laptop yang jarang atau tidak pernah online.

Laptop Sering Online Lebih Rentan Serangan Virus, Ini Solusinya
Ilustrasi : Trojan viruses icon

Ketika pengguna laptop sedang berselancar di dunia maya, dunia internet, maka laptop terhubung dengan jaringan internasional dan script peretas atau lebih dikenal dengan virus akan lebih mudah masuk ke system yang ada di laptop.

Penyerang yang paling ringan ketika laptop sedang online adalah plugin spam yang masuk ke browser ( mozilla, chrome, internet explorer dll. ) tanpa izin pemiliknya. Maka tiba-tiba browser akan menampilkan berbagai fitur yang berisi iklan yang pengguna sama sekali tidak merasa memasukkan plugin tersebut. Ini akan mengganggu kenyamanan berselancar di internet, menyebabkan akses internet lambat.

Baca juga :   Smadav Butuh Suami, Jangan Biarkan Hidup Sendiri

Berbeda dengan laptop yang sering online, laptop yang offline hanya bisa diserang virus melalui media eksternal. Misalnya flashdisk, hardisk portable, dan perangkat sejenis lainnya, ini pun jika media tersebut mengandung virus. Jika media eksternal yang dihubungkan ke laptop tidak mengandung virus maka laptop akan aman-aman saja. Dan, antivirus ringan sekelas smadaz sudah cukup untuk menanganinya.

Lalu bagaimana solusinya agar laptop yang sering online tetap aman dari virus dan serangan plugin spam serta script sampah lain yang akan menjadi pengganggu di dalam laptop kita ?

  1. Instal antivirus yang dilengkapi dengan antivirus online seperti Avast, kemudian aktifkan anti virus untuk internet (online).
  2. Pastikan extensions antivirus di browser aktif. Untuk avast misalnya, Avast Internet Security.
  3. Usahakan browser di laptop up to date
  4. Jangan asal klik OK, Yes atau Agree yang muncul pada Tab di browser ketiak pengguna laptop sedang online. Baca dulu maksud dari Tab yang muncul otomatis, baru putuskan untuk OK atau Cancel.
  5. Pastikan anti virus up to date
  6. Usahakan scan with antivirus pada drive C saat laptop akan diistirahatkan atau saat senggang agar drive C bersih.
  7. Pastikan tikan mengunjungi situs ayng muncul warning bahwa situs tersebut tidak aman.
  8. Hindari situs-situs porno dan judi online yang sering sekali dijadikan sarang virus untuk berkembang biak.
  9. Jika tiba-tiba muncul permintaan instal padahal tidak akan menginstal sesuatu langsung saja cancel atau tutup browser, atau jika belum berhasil matikan/restart laptop.
  10. Biasakan membaca dan memahami apapun yang tiba-tiba muncul di layar monitor laptop kita, jangan asal klik OK atau klik Cancel.
Baca juga :   Buka Internet Tidak Bisa ? Ternyata Masalahnya Sepele

10 tips diatas sudah cukup untuk menjaga laptop kita yang sering sekali online agar tidak menjadi obyek makan siang atau makan malam virus. Perlu diingat bahwa virus mengancam laptop kita sejak terhubung dengan internet dengan atau tanpa sepengetahuan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *