Mengcopy Aplikasi Apakah bisa

Diposting pada

Bahasan ringan ini ternyata masih menjadi hal yang penting untuk di diskusikan karena masih saja ada pengguna laptop yang tidak memahami.

Yang dimaksud aplikasi ini adalah sebuah program yang diinstal pada system di sebuah komputer jenis apapun yang pada kondisi default biasanya masuk ke drive C, dimana system juga diinstal di drive ini. Pertanyaannya adalah apakah aplikasi ini bisa di pindah ke drive lain, D, E atau drive yang lain ?

Ini sering terjadi pada saat komputer mengalami gangguan di system yang memaksa kita untuk melakukan install ulang operating system yang baru yang berarti mem-format drive dimana system tersebut ada, secara umum drive C. Pengguna yang terlanjut melakukan instalasi aplikasi pada drive C tentu kebingungan, apalagi jika database dari aplikadi tersebut ada di drive C juga, atau bahkan jika tidak memiliki master yang memudahkan pengguna untuk melakukan instalasi ulang aplikasi tersebut. Sehingga ada yang bertanya apakah aplikasi tersebut bisa di pindah ke drive lain.

Jawabannya tentu saja secara konvensional tidak bisa.

Lalu bagaimana solusinya ? Jika kita memiliki masternya maka database bisa kita pindah ke drive lain, yang nanti bisa kita kembalikan setelah aplikasi di instal lagi. Sebaiknya jika kurang mengerti bisa dibawa ke teknisi yang bisa dipercaya dan minta untuk diamankan database dari aplikasi penting yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *