Semua tulisan dari admin

Buru Computer, Jenangan Ponorogo

Solusi Laptop Macet Setelah Dinyalakan

Ada saja memang penyakit yang menjangkit sebuah laptop, mulai yang bikin garuk-garuk kepala hingga yang bikin pening kepala bahkan bikin pening saku karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit, salah satunya adalah laptop bisa dinyalakan namun macet ketika harus masuk ke Windows sebagai operating system. Jika laptop ini masih bisa di ajak masuk ke tampilan setup BIOS maka ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan flashing BIOS bisa berhasil menyelesaikan masalah.

Tentu saja proses flashing BIOS membutuhkan file BIOS yang sesuai dengan motherboard daripada laptop kita dan ini juga tidak selalu mudha untuk mendapatkannya. Jika tidak ada teknisi lain yang share file ini secara gratis maka kita harus mengeluarkan biaya untuk membeli file tersebut. Proses flashing ini juga membutuhkan peralatan khusus, tool programmer yang bisa digunakan untuk menghapus dan mengisi ulang IC memory termasuk ic BIOS.

Dari hal tersebut, maka yang bisa menangan i nya adalah teknisi laptop, yang profesional karena tidak semua teknisi laptop meiliki peralatan khusus ini.

Perlu diketahui bahwa ini bukanlah satu-satunya penyebab masalah tersebut diatas, karena bisa saja macetnya disebabkan oleh karena ada komponen elektronika di motherboard yang kurang waras, atau sudah tidak waras lagi sehingga tidak bisa bekerja secara optimal, maka ini membutuhkan proses analisa lebih lanjut dengan melibatkan beberapa file-file pendukung termasuk skema detail dari motherboard laptop yang sedang ditangani.

Inilah pembahasan singkat mengenai sebuah laptop yang macet ketika saat proses booting harus dimulai, semoga bermanfaat dan jangan ragu-ragu untuk berdiskusi bersama kita di kolom komentar.

Masalah Driver Tidak Ada Lagi Pada Windows 10

Sebagaimana sudah diketahui banyak orang bahwa salah satu masalah yang sering dihadapi pada saat proses instalasi windows baru pada laptop adalah sulitnya mendapatkan driver yang compatible dengan seluruh devices pada laptop kita. Bagi seorang teknisi tentu saja sudah jauh-jauh hari menyiapkan software khusus untuk mengatasi masalah seperti ini, namun tetap saja pada jenis laptop tertentu ada saja driver yang tidak compatible dan harus mencari-cari lagi driver yang cocok, butuh waktu lebih untuk hal ini.

Maka pada Windows 10 masalah tersebut bisa dikatakan tidak lagi ada karena semua bisa diatasi melalui internet, hal ini sulit didapatkan di Windows 7 atau yang lebih tua.

Dengan memilih update driver dan pencarian otomatis di layer Device Manager maka system dengan sendirinya akan melakukan pencarian driver yang compatible dengan device-device pada mesin laptop kita, kita hanya butuh koneksi internet.

Dengan demikian pada Windows 10 tidak lagi ada masalah driver. Namun perlu dketahui bahwa tentu saja ini hanya berlaku pada laptop yang tidak terlalu tua yang memang support dengan Windows 10.

Ketahui Dengan Mudah Laptop Yang Rusak Hardisknya

Inilah cara mudah mengetahui apakah laptop kita hardisknya rusak atau kerusakan ada pada bagian lain. Untuk kerusakan pada hardisk, perlu diketahui, ini selalu di tandai dengan laptop yang lemot, lambat sekali dalam bekerja, gagal booting, tidak bisa masuk windows, macet saat baru saja dinyalakan dan berhenti di logo merk laptop, atau laptop langsung masuk ke tampilan khas BIOS warna biru dan ciri-ciri sejenis lainnya.

Biasanya kalau teknisi akan curiga dulu ke hardisk.

Nah bagaimana dengan pengguna laptop biasa yang kurang memiliki pengalaman analisa kerusakan laptop ?

Dibawah ini adalah cara-cara mudah untuk mengetahui apakah memang hardisk pada laptop kita telah rusak.

  1. Nyalakan laptop
  2. Tempelkan telingan kita di bagian bawah laptop, angkat laptopnya dan tempelkan telinga kita
  3. Jika terdengan suara agak kasang berulang ulang maka ini menunjukkan hardisk bermasalah. Misalnya suara “clang-clang-clang” terus menerus, atau suara “ngik-ngik-ngik” terus menerus dengan frekuensi tetap sama. atau kumpulan suara yang agak panjang namun suara ini terulang-ulang dengan nada dan frekuensi yang selalu sama, misalnya ” ngiiiiiiiing-kretek-kretek-kretek-ngiiiiiiiiiiing-kretek-kretek-kretek ” ini menunjukkan bahwa hardisk bermasalah.

Dengan mengetahui cara deteksi hardisk bermasalah tersebut kita bisa mengantisipasi sebelum dibawa ke teknisi terpeprcaya atau bahkan jika kita hendak mencoba utuk mengganti sendiri hardisknya sehingga tidak perlu terlalu banyak mengeluarkan biaya.

Laptop Diganti Keyboardnya Tetap Tidak Normal

Solusi laptop yang tetap saja terdapat tombol keyboard yang tidak berfungsi dengan baik meski sudah dilakukan penggantian keyboard baru, bisa di dapatkan pada artikel berikut.

Mengganti keyboard memang tidak selalu bisa menjamin sebuah laptop yang keyboardnya bermasalah bisa kembali bekerja sebagaimana sediakala karena kerap kali keyboard bermasalah pada laptop ternyata disebabkan oleh hal lain yang tidak bekerja dengan optimal pada bagian internal laptop. Jadi memang tidak selalu disebabkan oleh karena keyboard tersebut rusak.

Hal ini terjadi karena pada saat bekerja keyboard ini tidak sendirian. Perangkat yang hanya terdisi dari jalur-jalur dan beberapa tombil tanpa chips ini tentu membutuhkan perangkat yang bisa menerjemahkan setiap tombol agar bisa terbaca dengan baik oleh system pada laptop. Bisa dibayangkan kalau kita berbbicara dengan orang lain yang menggunakan bahasa isyarat yang kita sama sekali belum mengenali bahasa tersebut, sedangkan kita menggunakan bahasa Indonesia dengan baik. Tentu percakapan tidak akan bisa terjadi jika demikian.

Analogi tersebut sama dengan hubungan antara keybaord laptop dengan system atau lebih dikenal dengan OS ( Operating System ) yang sekarang sedang di dominasi oleh Windows. Jika keyboard tidak memiliki penterjemah, maka system pun tidak bisa mengenalinya dan tidak bisa mengikuti perintah yang muncul dari keybaord tersebut.

Penterjemah keyboard pada sebuah motherboard laptop adalah berupa chipset yang sering dikenal dengan SIO ( Super Inpun Output ) atau dikenal juga dengan chipset IO dan ada juga yang menyebutnya EC ( Embedded Controller ). Selain menerjemahkan setiap tombol pada keyboard, chips tersebut juga menerjemahkan signal-signal dari perangkat lain yang terhubung dengannya, sesuai dengan model motherboard yang antara satu dengan yang lain tidak selalu sama.

Dari penjelasan tersebut diatas, maka kita bisa simpulkan bahwa adanya masalah pada keyboard laptop, selain disebabkan karena keyboardnya memang bermasalah, juga bisa disebabkan karena penterjemahnya tidak bekerja dengan baik.

Tidak bekerjanya penterjemah keyboard tersebut juga bisa saja disebabkan oleh berbagai hal. Mungkin karena adanya kerusakan internal, maupun karena memang koneksi antara keyboard dan SIO tersebut tidak bagus.

Maka jangan heran jika mengganti keyboard tidak selalu menjadi satu-satunya solusi dari masalah pada keyboard laptop. Ini memerlukan proses analisa lebih lanjut yang membutuhkan pemahaman elektronika dasar yang kuat agar masalah segera bisa ditemukan dengan baik.

Sebetulnya jika masalah pada keyboard tidak terlalu parah, misalnya hanya ada satu saja tombol yang tidak berfungsi dengan baik dan kesulitan untuk melakukan perbaikan, ini bisa disiasati dengan mengubah tombol tersebut dengan tombol lain yang normal. Kita bisa pilih tombol yang jarang sekali digunakan atau bahkan sama sekali tidak dibutuhkan.

Mengubah tombol keyboard dengan tombol lain ini bisa dilakukan menggunakan software bantuan. Misalnya kita bisa gunakan software KeyTweak yang bisa didapatkan dengan gratis. Software ini memiliki kemampuan untuk mengganti fungsi sebuah tombol keyboard dengan tombol lain sesuai keinginan kita. Silahkan gunakan link ini untuk download : KeyTweak_Install

Silahkan ikuti Video ini utuk tutorial cara menggunakannya

Biaya Perbaikan Laptop Wifi Tiba-tiba Hilang

Sebagaimana kita telah bahas pada postingan yang terdahulu tentang hilangnya signal wifi pada laptop yang disebabkan karena kerusakan hardware, dalam hal ini wifi card yang tidak bisa terdeteksi. Kondisi terburuk yang sering terjadi adalah memaksa kita harus mengganti wifi card.

Lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti wifi card tersebut ?

Tentu saja ini dipengaruhi juga oleh merk dan spesifikasi dari wifi card tersebut. Untuk laptop tertentu yang memiliki spesifikasi yang bagu tentu harganya bisa lebih mahal.

Namun secara umum harganya ada di kisaran 150-350 ribu rupiah. Namun jika kita tidak bisa menggantinya sendiri tentu ada biaya jasa penggantian yang dilakukan Teknisi. Jika tidak ada masalah lain selain wifi tersebut, biasanya teknisi hanya akan meminta biaya 50 ribu rupiah, tergantung daerahnya.

Dengan mengetahui biaya penggantian wifi card untuk memperbaiki laptop yang signal wifinya hilang ini, diharapkan user atau pengguna laptop akan memiliki gambaran biaya perbaikannya, agar tidak mudah di bohongi oleh teknisi yang tidak bertanggung jawab.

Biaya Repair Prosentase Baterai Laptop Tidak Bertambah

Kerusakan yang sering juga terjadi pada berbagai merk laptop salah satunya adalah tidak bisa berubahnya level baterai atau prosentase baterai yang bisa diakses di icon baterai pojok kanan bawah di tampilan desktop yang menggunakan operating system Windows.

Penyebab dari masalah tersebut adalah tentu saja ada masalah pada proses charging. Ini bisa karena ada masalah pada baterai dan bisa juga pada motherboard. Memerlukan langkah pengecekan sebagai berikut untuk memastikan sumber penyebabnya.

  1. Untuk laptop yang baterainya bisa dilepas dengan mudah, bukan baterai tanam, lakukan pelepasan baterai dan cek tegangan menggunakan avo meter pada baterai, jika muncul tegangan sesuai dengan rating baterai yang bisa dibaca pada stiker spesifikasi baterai, maka bisa dipastikan baterai dalam kondisi normal. Namun perlu diketahui bahwa pada beberapa merk laptop pengecekan baterai tidak semudah itu, ada yang tegangan langsung bisa terdeteksi dengan menyentuhkan probe avometer pada pin ujung ke ujung di port baterai, namun ada juga yang harus menghubungkan pin-pin tertentu agar tegangan di pin ujung keluar sesuai dengan rating baterai.
  2. Jika kesulitan mengecek tegangan pada port baterai, maka cek tegangan di port motherboard. Caranya adalah masukkan charger ke laptop dan cek tegangan pada port baterai yang ada di laptop, pin ujung ke ujung. Jika tegangan keluar, maka kemungkinan besar motherboard laptop pada kondisi normal. Namun perlu diketahui juga bahwa nilai tegangannya berbeda-beda pada berbagai merk laptop. Ada yang hanya 0.2V ada juga yang 7V. Namun yang menjadi catatan penting adalah, tegangan tidak boleh sama dengan tegangan charger, 19V, karena jika demikian maka ada yang rusak di bagian motherboard. Atau jika tegangan tidak keluar, juga menunjukkan motherboard bermasalah dan perlu dilakukan analisa motherboard untuk menemukan sumber kerusakannya
  3. Untuk latpop yang menggunakan baterai tanam, maka sebetulnya cara pengecekannya sama, namun kita perlu melakukan pembungkaran kesing laptop agar bisa melepas baterai.

Untuk kasus prosentase baterai yang tidak bisa naik, maka jika dari hasil pengecekan diatas menunjukkan adanya masalah pada motherboard, biasanya kerusakan ada pada ic charger, dan dengan mengganti komponen ini maka masalah bisa teratasi. Ini secara umum, jika muncul kondisi yang berbeda dengan bahasan ini maka perlu dilakukan analisa lebih lanjut dengan fokus pada blok charging di motherboard. Dan ini biasanya mengerucut pada penggantian IC charger yang membutuhkan biaya 300-450 ribu, sesuai dengan jenis motherboard yang digunakan.

Ketika Prosesor Tidak Panas Sama Sekali

Salaj satu masalah yang terjadi pada perangkat komputer baik laptop maupun jenis desktop adalah blank atau black screen dimana komputer bisa dinyalakan namun tidak tampil apapun pada layar monitor atau lcd screen pada laptop dan prosesor temperaturnya dingin. Padahal pada kondisi normal seharusnya prosesor panas pada saat bekerja.

Apakah hal ini disebabkan karena prosesor rusak ?

Jawabannya bisa iya bisa juga tidak. Secara teori biasanya pada prosesor yang dingin tidak ada tegangan supply yang masuk, sehingga sama saja seperti prosesor yang tidak diaktifkan. Pertanyaannya adalah apa yang menyebabkan tegangan tidak masuk ke prosesor.

jika yang kita bicarakan adalah supply tegangan maka di sini ada 2 hal penting, sumber dan beban. Sumber adalah blok yang menghasilkan tegangan dan beban adalah yang memanfaatkan tegangan tersebut, dalam hal ini adalah prosesor.

Pada motherboard komputer baik laptop maupun laptop selalu ada system proteksi yang bisa mengendalikan proses pengaliran tegangan tersebut dari sumber hingga ke beban.

Maka dalam proses pengecekan ada tiga blok yang harus di lakukan pengecekan, sumber beban dan system proteksi. Jadi tidak selalu prosesornya rusak.

Yang pertama adalah blok sumber tegangan. Secara umum ini adalah berupa rangkaian PWM berupa sebuah ic controller dan satu pasang mosfet yang bekerja untuk membentuk pulsa tegangan sesuai dengan yang diinginkan sesuai denga, spesifikasi dan karakteristik prosesor sebagai bebannya. Jadi ic dan mosfet tersebut adalah kompone intinya, yang tentu saja dibantu dengan komponen-komponen pendukung yang terhubung langsung dengan komponen2 inti tersebut.

Pada prosesor yang ada masalah di komopnen internalnya, bisa juga menyebabkan tegangan dari sumber tidak bisa masuk. Kondisi ini dideteksi oleh adanya system proteksi. Prosesor mengeluarkan signal yang menunjukkan bahwa semua parameter dalam kondisi OK, signal inilah yang akan diolah oleh system proteksi yang mengizinkan sumber tegangan memproduksi tegangan secara terus menerus. Sehingga jika signal tidak keluar maka system proteksi menganggap ada masalah pada prosesor dan memberikan perintah pada sumber tegangan untuk tidak memproduksi tegangan.

Jadi inilah poin-poin pentingyang harus diperhatikan pada saat melakukan pengecekan pada komputer yang prosesornya sama sekali tidak panas.

Mengcopy Aplikasi Apakah bisa

Bahasan ringan ini ternyata masih menjadi hal yang penting untuk di diskusikan karena masih saja ada pengguna laptop yang tidak memahami.

Yang dimaksud aplikasi ini adalah sebuah program yang diinstal pada system di sebuah komputer jenis apapun yang pada kondisi default biasanya masuk ke drive C, dimana system juga diinstal di drive ini. Pertanyaannya adalah apakah aplikasi ini bisa di pindah ke drive lain, D, E atau drive yang lain ?

Ini sering terjadi pada saat komputer mengalami gangguan di system yang memaksa kita untuk melakukan install ulang operating system yang baru yang berarti mem-format drive dimana system tersebut ada, secara umum drive C. Pengguna yang terlanjut melakukan instalasi aplikasi pada drive C tentu kebingungan, apalagi jika database dari aplikadi tersebut ada di drive C juga, atau bahkan jika tidak memiliki master yang memudahkan pengguna untuk melakukan instalasi ulang aplikasi tersebut. Sehingga ada yang bertanya apakah aplikasi tersebut bisa di pindah ke drive lain.

Jawabannya tentu saja secara konvensional tidak bisa.

Lalu bagaimana solusinya ? Jika kita memiliki masternya maka database bisa kita pindah ke drive lain, yang nanti bisa kita kembalikan setelah aplikasi di instal lagi. Sebaiknya jika kurang mengerti bisa dibawa ke teknisi yang bisa dipercaya dan minta untuk diamankan database dari aplikasi penting yang diinginkan.