Arsip Tag: laptop acer

Menambah RAM Laptop Acer Bisa Tidak ?

Menambah RAM laptop acer bisa tidak ? tentu pertanyaan tersebut tidak asing terdengar di telingan kita yang sering bersinggungan dengan laptop. Pertanyaan bisa saja muncul dari sahabat kita, teman kita atau kita tidak sengaja mendengarkan percakapan orang lain. Bagaimana menjawab pertanyaan tersebut.

Tentu kita tidak bisa langsung menjawabnya karena Acer memiliki berbagai varian laptop, typenya berbeda maka model motherboardnya pun berbeda. Selain itu type RAM nya dan slotnya yang digunakan sebagai dudukan RAM juga tidak sama. Maka tidak semuanya bisa dengan mudah di tambahi atau dikenal dengan di upgrade.

Maka sebelum mengetahui jawabannya kita perlu tahu type dari laptop yang henda ditambahi RAM nya.

Misalnya laptop Acer Aspire E1-431, yang typenya bisa diketahui dari label yang ditempelkan di bagian bawah laptop, ini memiliki slot RAM DDR3 2 buah. Bawaannya pasti terisi 1 buah RAM dengan kapasitas 2GB. Maka slot satunya lagi kosong, dengan kata lain bisa di tambahi RAM lagi. Lalu berapa RAM yang bisa kita tambahkan ? Untuk type ini maksimal RAM yang diizinkan adalah 8GB. Tentu untuk mengetahuinya kita membutuhkan informasi tambahan yang bisa diakses di internet baik di website resminya acer ataupun di web pihak umum yang memberikan informasi terkait.

Ada juga laptop acer yang lain yang hanya dilengkapi dengan 1 buah slot saja, maka untuk menambahi RAM kita tidak bisa kecuali dengan melepas RAM yang telah terpasang dengan RAM yang kapasitasnya lebih tinggi sesuai dengan batas maksimal yang diizinkan.

Type laptop acer yang lain RAM nya onboard, tertanam pada motherboard, dan tidak dilengkapi dengan slot yang replaceable ( dengan mudah bisa diganti ). Untuk keperluan upgrade pada type ini dibutuhkan peralatan dan keahlian khusus yang tidak mungkin dilakukan oleh pengguna laptop.

Demikian informasi tentang jawaban dari pertanyaan mengenai bisa tidaknya menambah RAM pada laptop Acer.

Inilah IC Charger Acer Z1402

IC charger pada laptop acer Z1402 ada di bagian motherboard, tentu saja untuk mengaksesnya kita harus membongkar kesing laptop. IC charger ini bekerja sebagai controller pada proses charging laptop ini, juga berfungsi sebagai controller switch saat perpindahan sumber power dari baterai dan dari charger.

Masalah yang sering muncul akibat dari IC charger yang tidak bekerja sebagaimana mestinya adalah :

  1. Laptop tidak bisa menyala sama sekali
  2. Laptop bisa dinyalakan namun proses charging tidak bisa berjalan dengan normal, biasanya muncul warning pada icon baterai di layar laptop : Plugged in Not charging.
  3. Level baterai tidak bertambah walaupun laam di ces
  4. Laptop menyala normal dan prosentase baterai menunjukkan angka tidak nol, namun saat charger dicabut laptop langsung mati.

Model IC Charger pada laptop acer Z1402 adalah : OZ8660LN yang dipasaran dijual dengan harga rata-rata Rp. 50.000,-

Untuk proses penggantian IC charger ini, kita membutuhkan beberapa peralatan khusus diantaranya adalah : Solder uap atau blower atau Hot air gun atau peralatan sejenis, cairan flux, pinset lancip untuk pengangkatan dan peletakan kembali, Solder biasa untuk merapihkan bekas solderan lama, serta peralatan pendukung lainnya. Jangan lupa perhatikan tanda titik di bagian pojok IC sebagai penanda pin nomer 1, karena jika pemasangan ic ini terbalik akna menyebabkan kerusakan pada ic itu sendiri dan juga komponen lain yang ada pada motherboard.

Cara Masuk BIOS Aspire E 14

Cara masuk BIOS laptop aspire E 14 tidak seperti laptop lama secara umum karena membutuhkan cara khusus. Masuk BIOS diperlukan untuk setting option tertentu termasuk didalamnya ada pengaturan device yang akan bekerja pertama kali sesaat setelah laptop dinyalakan, bisa diubah-ubah. Pengaturan ini biasanya diperlukan saat proses instalasi operating system atau OS baik Windows atau yang lain.

Pada umumnya, pada laptop-laptop versi terdahulu, cara agar kita bisa mengakses BIOS setup adalah dengan menekan tombol F2 atau Delete atau F10 atau tombol lain sesaat setelah laptop dinyalakan, namun pada Laptop Aspire E 14 ini sedikit berbeda, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Jika laptop sedang menyala maka matikan atau shut down.
  2. Setelah laptop benar-benar mati, maka tekan dan tahan tombol F2 pada keyboard, jangan dilepaskan.
  3. Tekan dan tahan tombol power sampai laptop menyala dan menampilkan tampilan setup BIOS kemudian lepaskan tombol F2 dan tombol power.

Sampai disini kita telah mengetahui cara masuk BIOS pada laptop Aspire E 14 sehingga memungkinkan untuk mengatur urutan booting untuk keperluan instalasi OS baru.

Pendeknya Usia Laptop Single Chips

Single chips adalah salah satu teknologi mutakhir laptop yang sekarang di aplikasikan pada berbagai merk dan type laptop. Single chips ini maksudnya adalah prosesor, VGA, chipset, IO ada di dalam satu chips, sehingga bisa dibayangkan kecepatan transfer datanya.

Sebagaimana kita tahu bahwa kinerja antara prosesor, VGA dan chipset adalah adanya saling kirim dan terima data yang terus menerus selama sebuah laptop menyala apalagi sedan membuka sebuah aplikasi. Dengan demikian kecepatan transfer data tersebut sangat dipengaruhi oleh media yang menjadi jalur perjalanan data tersebut. Maka single chips adalah bak sebuah rumah yang di dalamnya terdapat prosesor, VGA dan chipset. Karena ada di dalam satu rumah maka proses pemindahan data tidak lagi memerlukan transporter sebagai pengangkut data dan jalur atau jalan sebagai media perpindahan data, semua dilakukan di dalam satu rumah, tentu transfer datanya sangat cepat sekali.

Dengan kelebihan tersebut, dan kelebihan-kelebihan yang lain ternyata kondisi real di lapangan menunjukkan bahwa usia chips ini tidak lama, tidak panjang umur. Bahkan berdasarkan pengalaman di lapangan single chips rata-rata usianya hanya satu tahun saja! Serin sekali setiap satu tahun setelah pembelian maka laptop yan menggunakan singlechips telah rusak dengan keluhan ada di bagian single chips, solusinys tentu saja ganti chips yang harganya sangat mahal.

Laptop Acer Baterai Tidak Mau Ngisi

Laptop Acer baterai tidak mau ngisi atau tidak bisa charging namun bisa bekerja dengan normal, tidak mati premature dan bisa dinyalakan dengan mudah, namun jika charger dilepas indikator ces langsung berkedip-kedip tanda baterai nipis dan tidak lama kemudian laptop mati sendiri biasanya disebabkan karena kerusakan ic kontrol charing yang ada di motherboard.

Langkah perbaikan yang bisa kita lakukan adalah sebagai berikut, pada kasus ini kita gunakan contoh Laptop Acer Aspire 4738.
1. Matikan laptop dengna melakukan shut down jika sedang bekerja pada Windows, atau jika terjadi macet tekan tombol power dan tahan sampai laptop mati.
2. Cabut charger dan lepas baterai

3. Lepas keyboard dan lepas juga kabel fleksibel touchpad yan ada di bawah keyboard
4. Lepas semua baut di baian bawah laptop, semuanya yang terlihat
5. Lepas DVD player dan angkat kesing bagian bawah laptop dengan hati-hati
6. Lepas baterai CMOS
7. Lepas baut penjepit motherboard, penjepit hardisk. Dan lepas hardisk, kemudian angkat motherboard setelah semua kabel yang terhubung dilepas.
8. Cari IC kontrol charging. Pada laptop ini menggunakan ic dengan seri ISL88731. Ganti IC ini dengan yang normal.

Proses penggantian IC tersebut membutuhkan peralatan standart seperti heater blower, cairan flus, pinset dan lampu penerangan yang memadahi. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut diatas dengan hati-hati maka masalah Laptop Acer yang baterainya tidam mau ngisi bisa diselesaikan dengan baik dan laptop bisa kembali normal menggunakan baterai, charger, ataupun keduanya.

Mosfet Charging Aspire 4738

Salah satu komponen penting pada sebuah laptop adalah mosfet charging atau entah apa namanya karena bisa saja teknisi lain menyebut dengan nama yang berbeda dan inilah Mosfet charging Aspire 4738.

Tanda panah pada gambar diatas menunjukkan mosfet charging pada laptop ini. Ini adalah jenis mosfet P-Channel yang umumnya pada sebuah laptop hanya terdapat 2 buah saja, mosfet-mosfet yang lain adalah jenis N-Channel.

Sebagaimana kita sudah tahu bahwa jika terdapat masalah pada mosfet ini akibatnya adalah laptop tidak bisa menyala normal saat menggunakan baterai, atau proses charging tidak normal, namun laptop akan bekerja sebagaimana biasanya jika menggunakan charger saja.

Pengecekan yang paling sederhana terhadap komponen ini adalah dengan menggunakan AVO meter. Arahkan selektor Avo meter pada bagian OHM 1X, kemudian letakkan probe merah pada kaki lebar mosfet di salah satu sisinya, kemudian probe hitam ke kaki 1 di sisi sebelahnya, kemudian balik probe tersebut, jika kedua posisi ini jarum bergerak mentok ke kanan atau mendekati mentok maka diamkan mosfet selama kira-kira 5 menit kemudian lakukan test lagi, jika hasilnya tetap sama maka mosfet telah rusak.

Ini adalah tentang mosfet charging aspire 4738 laptop yang kinerjanya sangat penting untuk proses charging pada laptop ini.

Laptop Acer Power Kedip-Kedip No Boot

Apa jadinya kalo laptop acer indikator power kedip kedip dan tidak bisa booting, black screen pula. Yuk kita bahas masalah ini.
Berikut pengalaman kita mengenai masalah tersebut dimana kondisi laptop yang kita bahas ini adalah sebagai berikut :

1. Saat laptop dinyalakan dengan menekan tombol power, maka indikator power menyala tapi berkedip-kedip beberapa saat namun tidak menampilkan gambar apapun.
2. Kemudian indikator lampu power berhenti berkedip, namun tetap black screen ( No boot )
3. Saat baterai CMOS dilepas, baterai juga dilepas, dan charger dimasukkan, maka indikator power tetap berkedip kedip.

Action yang sudha kita lakukan adalah sebagai berikut :
1. Bungkar kesing laptop bagian atas untuk mengakses komponen bagian dalam
2. Lepas Baterai cmos
3. Lepas modul tombol power dan panel
4. Masukkan charger tanpa baterai
5. Laptop langsung menyala normal.
6. Checking modul tombol power dan panel. Cek kondisi semua lampu indikator dan tombol push button di modul ini. Hasilnya normal semua.
7. Cek jalur tombol power di port kabel fleksibel. Hasilnya ada resistansi beberapa OHM antara jalur tombol power ke jalur lain.

Dari action diatas kita telah menemukan sumber masalah yang menyebabkan laptop acer ini hanya berkedip-kedip saja lampu indikator powernya, yaitu munculnya nilai resistansi tertentu pada jalur tombol power menuju jalur lain sehingga memberikan kesan seolah-olah tombol power sedang dipencet-pencet terus menerus.

Maka langkah perbaikan yang bisa kita lakukan adalah memisahkan jalur tombol power dari jalur lain sedemikian rupa sehingga tidak adalagi hubungan dan nilai resistansi tertentu antara jalur tombol power ini ke jalur lain.
Akhirnya laptop acer yang hanya berkedip-kedip saja dan tidak bisa booting bisa kembali bekerja dengan normal.